Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murahini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Tampilkan postingan dengan label Masjid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masjid. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 September 2018

Gambar Autocad Masjid Minimalis

0



Spesifikasi :
- Panjang                 : 12 meter
- Lebar                     : 12 meter
- Konstruksi             :  Beton
- Tahun                    :  2014
        Bangunan Masjid minimalis dengan luasan 12x12 m, untuk Anggaran biaya menjacapai hampir 1 milyar dikarenakan penggunaan profil dan materi yang elatif mahal. model kubah sendiri berbentuk bawang atau lampion, untuk materi memakai plat steel fnishing enamel. 


Jika ingin mengcopy Artikel ini Silahkan Sertakan Link yang terdapat pada halaman ini.

 Bagi yang membutuhkan pola gambarnya dan kesulitan untuk mendownloadnya sanggup menuliskan alamat Email dikomentar dibagian bawah. Terima Kasih

Sabtu, 18 Agustus 2018

Ribuan Orang Protes Pembongkaran Masjid Agung Di Cina

0


Ribuan Muslim berkumpul untuk memprotes planning pembongkaran Masjid Agung di barat bahari Cina, pada Jumat 10 Agustus.
Dilaporkan Associated Press, 11 Agustus 2018, massa dari etnis Hui, minoritas etnis Muslim, mulai berkumpul di Masjid Agung Al-Haram di kota Weizhou, distrik Ningxia, pada Kamis 9 Agustus.
“Orang-orang sangat kesakitan. Banyak orang menangis. Kami tidak mengerti mengapa ini terjadi,” kata Ma Sengming, laki-laki berusia 72 tahun yang ikut protes semenjak Kamis pagi hingga Jumat sore.
Ma menyampaikan massa berteriak “Lindungi keyakinan di Cina!” dan “Cintailah negara, cintai iman!”
Protes muncul ketika kelompok-kelompok agama yang sebagian besar menerima toleransi di masa lalu, mulai melihat kebebasan mereka menyusut ketika pemerintah berusaha untuk mengucilkan agama-agama dengan menciptakan prioritas kepada Partai Komunis. Celah dan kubah Islam telah dilucuti dari masjid, gereja-gereja Katolik telah ditutup dan Bibel disita, dan bawah umur Tibet telah dipindahkan dari kuil-kuil Budha ke sekolah-sekolah formal.
Ribuan orang memprotes pembongkaran Masjid Agung Weizhou di Ningxia sehabis gagal mencapai kompromi dengan pemerintah setempat, Jumat 10 Agustus 2018.[South China Morning Post]
Penduduk Weizhou khawatir dengan isu yang menyebut pemerintah berencana untuk menghancurkan masjid meskipun pada awalnya menyetujui pembangunan yang selesai tahun lalu.
Sekretaris Partai Komunis kota bahkan telah menciptakan pidato ucapan selamat di lokasi ketika pembangunan masjid dimulai, kata Ma Zhiguo, salah satu warga Weizhou.
Pihak berwenang berencana untuk menjatuhkan delapan dari sembilan kubah masjid dengan alasan bahwa struktur itu dibangun lebih besar dari yang diizinkan, kata Ma.
“Bagaimana kita sanggup membiarkan mereka meruntuhkan sebuah masjid yang masih dalam kondisi baik?” Kata Ma, yang menambahkan masjid sanggup menampung sekitar 30.000 orang dan dibangun memakai dana pribadi.
Pada bulan Mei, komisi inspeksi disiplin negara menerbitkan pemberitahuan yang menyampaikan bahwa pemerintah Weizhou gagal mengawasi pembangunan Masjid Al-Haram dengan benar. Sebagai akhir dari pengawasan yang lemah, pemberitahuan itu mengatakan, empat masjid di kawasan itu telah mendapatkan total 1,07 juta yuan atau Rp 2 miliar dari sumbangan asing. Tidak disebutkan secara spesifik apakah Masjid Al-Haram salah satu dari empat masjid yang dimaksud.
Dilansir dari South China Morning Post, dikala salat Jumat, dua lantai aula Masjid Agung dipenuhi dengan ribuan jamaah. Banyak yang tiba dari luar kota Weizhou dan beberapa dari luar Ningxia, untuk menyampaikan derma mereka bagi masyarakat setempat.
Setelah ikon-ikon Islam dan gejala Arab disingkirkan dari gedung-gedung sekuler di seluruh wilayah, kampanye pemerintah mulai menyasar tempat ibadah. Kubah dari beberapa masjid yang lebih kecil telah dicopot dalam beberapa bulan terakhir.
Pemerintah kota Weizhou di kawasan Tongxin awalnya menuntut biar masjid, yang selesai tahun lalu, dibongkar pada Jumat, dengan menyampaikan bahwa tidak ada izin perencanaan dan konstruksi.
Namun isu itu menciptakan gempar masyarakat dan pejabat terpaksa mengubah perintah pembongkaran menjadi “rencana rektifikasi”.
Versi pertama dari planning itu menyerukan kubah masjid “Gaya Arab” untuk diganti dengan pagoda gaya tradisional Cina, tetapi dengan cepat ditolak oleh jamaah. Pemerintah kemudian meminta komite administrasi masjid untuk menghapus delapan dari sembilan kubah yang berada di atas masjid, dan hanya mengizinkan satu kubah yang terbesar di tengah. Namun proposal ini juga ditolak oleh sebagian besar anggota masyarakat.
“Setelah menurunkan kubah, masjid tidak sanggup lagi menjadi ikon Islam. Mengubahnya menjadi gaya tradisional Cina sama tidak senonohnya dengan meletakkan lisan kuda di atas kepala seekor lembu,” kata salah satu warga.
Selama beberapa dekade etnis Hui telah menikmati kebebasan beribadah. Namun tindakan keras pemerintah terhadap Islam di Xinjiang, di mana kelompok etnis Uighur yang secara umum dikuasai Muslim masuk ke masyarakat Hui, termasuk provinsi Gansu, yang berbatasan dengan Xinjiang dan Ningxia.
Kepala kawasan Tongxin mengunjungi para pengunjuk rasa, yang beberapa di antaranya melaksanakan agresi duduk di dalam masjid, mendesak semua orang untuk pulang.
Dia menyampaikan bahwa perbaikan harus dilakukan, tetapi berjanji bahwa pemerintah akan terus bernegosiasi dengan komite administrasi masjid hingga solusi tercapai.
Di Ningxia dan Gansu, sebagian besar masjid dari Dinasti Qing, Ming dan kurun sebelumnya, yang seolah-olah dengan kuil tradisional Tiongkok, hancur selama gerakan sosial politik selama satu dekade yang diprakarsai oleh pemimpin Cina, Mao Zedong.[]
Sumber: tempo.co

Jumat, 03 Agustus 2018

Jepang Berdiri Masjid Bergerak

0







Masjid bergerak ini dikembangkan selama empat tahun terakhir. Ini intinya yaitu modifikasi dari truk kiprah berat 25 ton yang sudah ada, dengan bagasi yang melebar ...



Perusahaan Tokyo memperkenalkan masjid bergerak untuk menyambut Muslim di Jepang

Sebuah truk putih dan biru besar berhenti di luar stadion di Jepang tengah dan perlahan-lahan meluas ke daerah ibadah.

Selamat tiba di Masjid Mobile.

Saat Jepang bersiap untuk menjamu pengunjung dari seluruh dunia untuk Olimpiade Musim Panas 2020, perusahaan olahraga dan program budaya Tokyo telah membuat sebuah masjid di atas roda yang diharapkannya akan membuat para pengunjung Muslim merasa ibarat di rumah.

Seorang anggota staf mengoperasikan Masjid Mobile selama program pembukaan di Toyota, Jepang bab barat.

Seorang anggota staf mengoperasikan Masjid Mobile selama program pembukaan di Toyota, Jepang bab barat.

Yasuharu Inoue, CEO Proyek Yasu, menyampaikan kemungkinan bahwa mungkin tidak ada cukup masjid bagi pengunjung Muslim di tahun 2020 yang mengkhawatirkan bagi negara yang menganggap dirinya bab dari komunitas internasional. Masjid Mobilnya sanggup melaksanakan perjalanan ke banyak sekali daerah Olimpiade sesuai kebutuhan.

"Sebagai negara yang terbuka dan ramah, kami ingin membuatkan gagasan` omotenashi '(keramahan Jepang) dengan orang-orang Muslim, "katanya dalam wawancara baru-baru ini.

Mobile Mosque pertama diresmikan awal pekan ini di luar Toyota Stadium, daerah sepak bola J-League di Toyota City, yang juga merupakan markas besar perusahaan kendaraan beroda empat dengan nama yang sama.

Bagian belakang truk 22 ton yang dimodifikasi itu membalik ke atas untuk mengungkapkan sebuah pintu masuk dan kemudian sisi itu meluncur keluar, meniru lebar truk. Kamar seluas 48 meter persegi sanggup menampung 50 orang.

Para tamu Muslim berdoa di dalam masjid, yang termasuk keran luar dan area mencuci untuk pencucian pra-ibadah.

Siswa Indonesia yang menjadi korban tsunami Samudra Hindia 2004 juga berpartisipasi dalam upacara debut.

"Masjid Mobile sangat penting bagi orang-orang Muslim ibarat orang Jepang atau turis, turis Muslim yang mengunjungi Jepang," kata Nur Azizah, 14 tahun. "Saya ingin menawarkan kepada teman-teman saya."

Diperkirakan 100.000 sampai 200.000 Muslim tinggal di Jepang.

Tatsuya Sakaguchi, seorang tamu Jepang, menyatakan impian bahwa Masjid Mobile akan membantu membuka pikiran orang-orang di seluruh dunia.

"Melihat dari luar pada orang-orang di masjid, mereka terlihat sangat bahagia," kata Sakaguchi, wakil administrator dari perusahaan ritel Osaka.

Inoue menyampaikan ide untuk proyek tiba kepadanya dalam perjalanan ke Qatar empat tahun lalu.

Awalnya, penyelenggara proyek berencana untuk menargetkan program olahraga internasional baik di Jepang maupun di luar negeri. Inoue menyampaikan ia berharap proyek ini akan melaksanakan lebih dari sekadar mengisi celah dalam infrastruktur keagamaan.

"Ke depan, aku akan sangat senang kalau orang-orang dari Indonesia, Malaysia, Afrika, Timur Tengah dan, misalnya, pengungsi yang tiba dari Suriah sanggup memakai masjid sebagai alat untuk mempromosikan perdamaian dunia," katanya. .

 - AP

Jumat, 08 Desember 2017

Mengingat Kembali Al Aqsa Sebagai Kiblat Pertama Umat Muslim

0


Masjid al-Aqsha (Masjidil Aqsha) yaitu kiblat pertama umat Islam dan merupakan salah satu daerah Rasulullah SAW dalam perjalanan Isra. Dalam as-Sirah, saat menjelaskan kejadian Isra Mi’raj, Ibnu Ishaq menuturkan, “Rasulullah SAW kemudian diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yaitu Baitul Maqdis di Ilya.”
“Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya supaya Kami perlihatkan kepadanya sebagian gejala (kebesaran) Kami… (QS. al-Isra: 1)
Dikutip dari Ensiklopedia Sirah Nabi Muhammad SAW, bahwa disebut aqsha (terjauh) lantaran jauhnya jarak antara Masjidil Aqsha dengan Masjidil Haram. Bagi umat Islam, Masjidil Aqsha yaitu masjid yang dimulaikan untuk diziarahi. Allah SWT menyebut Masjidil Aqsha sebagai daerah yang sekelilingnya diberkahi. Berkah tersebut meliputi keberkahan dalam bidang agama dan bidang dunia.
Keberkahan di bidang agama lantaran merupakan daerah turunnya para nabi, sedangkan keberkahan dunia lantaran dikelilingi oleh kebaikan-kebaikan duniawi, yaitu terdapatnya sungai-sungai, pohon-pohon, dan buah-buahan yang semua itu menjadi alasannya terpenuhnya kehidupan dan materi makanan.
Masjidil Aqsha yaitu masjid kedua yang dibangun di atas bumi sebagaimana hadits Abu Dzar yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan muslim. Dia berkata, “Aku bertanya, ‘Waha Rasulullah! Masjid manakah yang pertama dibangun di mukan bumi?’ Beliau menjawab, ‘Masjidil Haram.’ Aku bertanya lagi, ‘Kemudian masjid mana?’ Beliau menjawab, ‘Masjidil Aqsha.’ Aku bertanya lagi, ‘Berapa jarak (pembangunan) antara keduanya?” Beliau menjawab, ‘Empat puluh tahun.’”
Terdapat perbedaan pendapat mengenai siapakah yang pertama membangunnya. Pendapat pertama menyatakan bahwa yang pertama yaitu salah seorang putra Nabi Adam AS. Pendapat kedua menyatakan bahwa yang pertama membangunnya yaitu para malaikat kemudian sebagian besar para nabi merawatnya.
Disebutkan bahwa Nabi Ibrahim AS memperkokoh bangunannya. Demikian pula yang dilakukan oleh Nabi Ya’qub AS dan dan yang dilakukan Nabi Dawud AS serta putranya, Nabi Sulaiman AS. saat Umat Islam menaklukan Al-Quds pada tahun 15 Hijriah, Khalifah Umar ibnu al-Khaththab memasuki pelataran Masjidil Aqsha dan mengatakan, “Demi Allah! Inilah masjid Dawud AS, Rasulullah SAW telah mengabarkan kepada kami bahwa di sinilah ia di-isra’-kan.” Umar ra kemudian memerintahkkan supaya Masjidil Aqsha dipugar.
Semenjak ditaklukkan oleh umat Islam, masjid tersebut menjadi perhatian para khalifah. Adapun yang paling terkenal melaksanakan pemugaran yaitu al-Walid bin Abdil Malik yang berasal dari Daulah bani Umayah pada tahun 72 Hijriah.
Pada tahun 1099 Masehi, Pasukan Salib menyerbu kota al-Quds, mengepung, mendudukinya, serta membantai laki-laki, perempuan, dan anak-anak. Panglima Salib Raymonf memasuki pelataran Masjidil Aqsha di antara mayat-mayat yang awut-awutan dan darah yang mengalir. Al Quds jatuh di bawah pendudukan Tentara Salib selama 91 tahun.
Kegelapan al-Aqsha tidak berlangsung usang alasannya atas izin Allah, pada tahun 1887 Masehi, Shalahuddin al-Ayyubi berangkat menuju al-Quds dan berhasil merebutnya kembali. Setelah itu, para khalifah Daulah bani Ayyubiyah memperlihatkan perhatian terhadap Masjidil Aqsha.
Masjidil Aqsha (disebut juga dengan Baitul Maqdis dan al-Quda) sangat terkenal di Palestina dan dunia. Saat wilayah tersebut di bawah cenkeraman Yahudi-Israel. Masjidil Aqsha yaitu satu dari tiga masjid yang menjadi tujuan perjalanan reliqi lantaran disunnahkan mendatangi dan berziarah ke sana.
Kota daerah Masjidil Aqsha berdiri disebut kota al-Quds, kaum Yahudi menyebutnya Yerusalem atau Orshalim. Sebuah nama berbahasa Kan’an Arab yang mereka ubah menjadi Orsalim. Sama halnya mereka mengubah Birsyabi dari yang semula Bi’r as-Sab’.
Masjidil Aqsha merintih dan meminta belas kasih dunia, sejak Yahudi-Israel merampas dan menjajah al-Quds pada tahun 1967 Masehi.
sumber: republika.co.id
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com